POSBORNEO.COM | PT TAJUK SALEMPANG JAYA | KALTENG SEMAKIN BERKAH | KALSEL BEKERJA BERSAMA MERANGKUL SEMUA

Home / Kapuas Kota Air / Pos Kalteng

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:39 WIB

TMMD ke-129 Kodim 1011/Kuala Kapuas Resmi Ditutup, Pelaksanaan Sukses, Target Keseluruhan Rampung

Kasdam XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Sugiyono didampingi Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Inf Deky Febrianto saat menyerahkan simbolis kunci hasil rehab RTLH saat penutupan TMMD ke-129 Kodim 1011/Kuala Kapuas, Kamis (13/8/2026).

Kasdam XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Sugiyono didampingi Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Inf Deky Febrianto saat menyerahkan simbolis kunci hasil rehab RTLH saat penutupan TMMD ke-129 Kodim 1011/Kuala Kapuas, Kamis (13/8/2026).

POSBORNEO.COM, KUALAKAPUAS – Upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1011/Kuala Kapuas (Klk) digelar di Lapangan Desa Warnasari, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, Kamis (13/8/2026).

Dengan demikian TMMD yang telah dilaksanakan selama satu bulan, terpusat di Desa Bandar Raya, resmi berakhir.

Pelaksanaan pun disebutkan sukses dan berhasil, target pekerjaan sebagaimana direncanakan dalam program, rampung keseluruhan.

Upacara penutupan dipimpin langsung Kasdam XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Sugiyono.

Dihadiri pula Wakil Bupati Kapuas Dodo, Wakapolres Kapuas Kompol Susilawati, jajaran Forkopimda, pejabat TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tamu undangan.

Foto bersama

TMMD ke-129 berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Selama kegiatan, prajurit TNI bekerja bersama pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat mengerjakan berbagai sasaran pembangunan di wilayah tersebut.

Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Inf Deky Febrianto, S.Hub.Int., M.H.I., selaku Dansatgas TMMD ke-129, dalam kesempatan itu menyampaikan progres dan capaian pembangunan yang telah dikerjakan selama pelaksanaan program.

Seluruh sasaran fisik yang ditetapkan dilaporkan rampung 100 persen. Di antaranya peningkatan badan jalan sepanjang 1.200 meter dengan lebar 4 meter dan tinggi 50 sentimeter, penimbunan jalan sepanjang 1.200 meter, serta pembersihan saluran drainase sepanjang 1.000 meter.

Satgas juga merehab satu musholla, rumah tidak layak huni (RTLH), dan membangun lima unit sumur bor serta lima unit MCK.

Untuk mendukung ketahanan pangan, Satgas menebar 2.000 ekor bibit ikan patin. Sebanyak 1.000 pohon keras juga ditanam di wilayah sasaran.

TMMD ke-129 melibatkan 150 personel, terdiri dari 35 personel Posko TMMD dan 115 personel SSK. Masyarakat Desa Bandar Raya turut terlibat sekitar 20 orang setiap hari.

Dandim 1011/Kuala Kapuas Letkol Inf Deky Febrianto selaku Dansatgas TMMD ke-129 menyampaikan seluruh sasaran fisik dan nonfisik telah diselesaikan sesuai target.

Kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, narkoba, hukum, kesehatan, pertanian, keluarga berencana, werving TNI, serta penerimaan Komcad.

Pada momen itu, Kasdam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Sugiyono juga membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD.

Dalam amanatnya, Kasad menekankan bahwa pekerjaan Satgas tidak berhenti ketika upacara penutupan selesai. Hasil pembangunan harus dirawat dan dimanfaatkan masyarakat.

“Penutupan TMMD pada hari ini menandai berakhirnya masa pelaksanaan kegiatan, tetapi kepedulian dan tanggung jawab terhadap hasil pembangunan harus terus dilanjutkan,” kata Sugiyono saat membacakan amanat Kasad.

Disebutkan pula TMMD merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pendekatan lintas sektoral. Program tersebut diarahkan untuk membantu pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah sasaran.

Ukuran keberhasilan TMMD, lanjutnya, bukan sekadar berapa banyak sasaran fisik yang dibangun atau diperbaiki. Hasilnya harus terasa dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.

Pembangunan diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, membuka akses perekonomian, meningkatkan kualitas kesehatan, serta mendorong kemandirian masyarakat.

Karena itu, sasaran TMMD ditentukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi nyata di lapangan. Masukan warga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan program yang dikerjakan.

Program TMMD ke-129 juga mencakup kegiatan nonfisik. Penyuluhan, sosialisasi dan pembekalan diberikan kepada masyarakat dengan melibatkan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Pelaksanaan TMMD kali ini turut disinergikan dengan lima program unggulan TNI AD.

Program tersebut meliputi ketahanan pangan, TNI Manunggal Air, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan MCK, percepatan penurunan stunting, serta Bersatu dengan Alam.

Pihaknya meminta pemerintah daerah, satuan kewilayahan dan masyarakat menjaga hasil pembangunan secara bersama-sama.

Semangat gotong royong yang tumbuh selama satu bulan pelaksanaan TMMD juga diminta tetap dipelihara. Kebersamaan antara prajurit dan masyarakat diharapkan terus menjadi modal dalam menyelesaikan persoalan di wilayah.

Selain kegiatan upacara, penutupan TMMD diramaikan sejumlah layanan untuk masyarakat. Di antaranya bazar UMKM, cek kesehatan gratis dan donor darah.

Masyarakat juga mendapat akses pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, perekaman e-KTP, serta pembuatan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Lalu dilanjutkan peninjauan hasil kerja TMMD. Peninjauan musala, hingga peresmian jembatan beton garuda.

Pun juga penyerahan simbolis bantuan untuk warga, sebelumnya saat akhir upacara, hingga bantuan untuk musala yang telah direhab.

Hingga rombongan membaur hangat dengan masyarakat setempat, tanda tak ada jarak antara TNI dan masyarakat. (*)

Share :

Baca Juga

Kapuas Kota Air

Wujud Kepedulian, Bupati Kapuas Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Kapuas Kota Air

Bupati Kapuas Turun Langsung Bagikan Masker Gratis, Lindungi Warga dari Dampak Kabut Asap

Kapuas Kota Air

Sekda Kapuas Pimpin Rapat Tindak Lanjut Status Tanggap Darurat

Kapuas Kota Air

Bupati Wiyatno Tinjau Perekaman Paspor Calon Jemaah Haji di MPP Kuala Kapuas

Pemprov Kalteng

Agustiar Sabran Temui Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan, Tegaskan Komitmen Tangani Karhutla

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Penanganan 263.808 Rumah Tidak Layak Huni

Kapuas Kota Air

Pemkab Kapuas Bahas Status Bencana Karhutla dan Kondisi Kekeringan

Pemprov Kalteng

Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla, Berlaku 30 Hari hingga 29 September 2026