POSBORNEO.COM | PT TAJUK SALEMPANG JAYA | KALTENG SEMAKIN BERKAH | KALSEL BEKERJA BERSAMA MERANGKUL SEMUA

Home / Pemprov Kalsel / Pos Kalsel

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq Siapkan Strategi Baru Tangani Karhutla di Kawasan Gubernur Sarkawi dan Handil Bakti

POSBORNEO.COM, BANJARBARU – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mematangkan strategi baru penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, menyusul munculnya sumber api baru di wilayah Gubernur Sarkawi dan Handil Bakti

Langkah tersebut dibahas dalam rapat konsolidasi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta tim teknis terkait. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya di Jakarta untuk memperkuat efektivitas penanganan karhutla di lapangan.

Hanif mengatakan, penanganan karhutla yang telah berjalan masih menghadapi tantangan karena api yang belum sepenuhnya padam berpotensi merembet ke wilayah lain. Oleh sebab itu, diperlukan strategi baru dengan pemetaan yang lebih terperinci dan pembagian tugas yang jelas.

“Penanganan sebenarnya sudah berjalan, tetapi karena api belum mati, akhirnya merembet ke wilayah lain. Karena itu, diperlukan strategi baru untuk melakukan penanganan,” ujarnya, Banjarbaru, Kamis (8/10/2026).

Sebagai langkah awal, tim akan menyusun peta secara terperinci dengan penandaan pada sejumlah poligon sasaran. Pemetaan ini diharapkan memudahkan tim lapangan menentukan lokasi prioritas dan mempercepat pergerakan personel dalam melakukan pemadaman.

Selanjutnya, pada Jumat pagi, tim teknis dari kementerian dan perangkat daerah akan membahas peta tersebut untuk mematangkan rencana operasi penanganan darurat. Setelah itu, tim dinas terkait bergerak sesuai dengan rancangan kegiatan yang telah disusun.

Pemerintah juga menjadwalkan pertemuan teknis seusai salat Jumat dengan melibatkan 10 unit usaha. Pertemuan tersebut ditujukan untuk menyelaraskan dukungan dan kesiapan pelaksanaan penanganan karhutla.

Sementara itu, pada Sabtu akan dilaksanakan apel gelar pasukan yang dilanjutkan dengan operasi di lokasi sasaran. Wilayah Gubernur Sarkawi dan Handil Bakti menjadi perhatian karena munculnya sumber api baru yang berpotensi memperluas kebakaran.

Hanif menegaskan, pemadaman harus dilakukan secara optimal agar api tidak terus merembet, terlebih sumber daya penanganan semakin terbatas.

“Kalau api tidak mati, risikonya akan terus merembet. Sementara itu, ketersediaan sumber daya untuk penanganan semakin terbatas,” tegasnya.

Melalui konsolidasi lintas sektor dan pemetaan yang lebih terarah, pemerintah berharap penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih efektif, terutama dalam mengendalikan sumber api baru dan mencegah meluasnya kebakaran. (*)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalsel

Kabut Asap Masih Menyelimuti Landasan Ulin, PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel Perketat Perlindungan Lansia

Pos Kalsel

Sambut Baik “Parliament Tour”, Bang Dhin Ajak Anak Muda Banua Melek Kebijakan dan Parlemen

Pemprov Kalsel

RSJ Sambang Lihum Perkuat Mitigasi Karhutla, Sambut Dukungan Infrastruktur dari Pemprov Kalsel

Pos Kalsel

Komisi I DPRD Kalsel Dorong Penuntasan Blind Spot Komunikasi

Pos Kalsel

Kualitas Udara Membaik, UIN Antasari Bersiap Kembali Gelar Kuliah Luring di Kampus 2 Banjarbaru

Pemprov Kalsel

BNPB Dorong Penguatan Klaster Logistik Kalsel Berbasis Kolaborasi dan Teknologi

DPRD Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Bahas Program Kegiatan Bappeda 2027

Pemprov Kalsel

Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama