POSBORNEO.COM | PT TAJUK SALEMPANG JAYA | KALTENG SEMAKIN BERKAH | KALSEL BEKERJA BERSAMA MERANGKUL SEMUA

Home / Kapuas Kota Air / Pos Kalteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bupati Kapuas Kunjungi Tiga Kecamatan, Salurkan Bantuan Pangan kepada Warga Terdampak Karhutla

POSBORNEO.COM, KUALAKAPUAS – Bupati Kapuas H. M. Wiyatno melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas sekaligus menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Jumat (2/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kapuas bersama rombongan mengunjungi Kecamatan Kapuas Murung, Kecamatan Dadahup dan Kecamatan Mantangai. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kekeringan dan Karhutla sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.

Bupati Kapuas didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kapuas Yohanes, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas Kusmiatie, Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kapuas Fery Noah, serta sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Safari Jumat di Masjid Su’ada, Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung. Usai melaksanakan salat Jumat, Bupati Kapuas berbincang bersama pengurus masjid sekaligus menyerahkan bantuan untuk mendukung kegiatan dan kebutuhan masjid.

Selanjutnya, Bupati Kapuas menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak di sejumlah desa dan kelurahan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah dan meminimalisir terjadinya Karhutla, baik yang disebabkan oleh kesengajaan maupun faktor lainnya.

“Saya berharap dengan kondisi Karhutla ini kita bisa bersama-sama berupaya meminimalisir kebakaran. Dampaknya luar biasa, seperti yang kita lihat sendiri yang seharusnya terang dan cerah, tetapi diselimuti kabut,” ujar Bupati.

Ia berharap bantuan pangan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap warga yang terdampak.

“Mudah-mudahan bantuan ini ada manfaat dan berkahnya buat Bapak-Ibu sekalian,” katanya.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kapuas sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah non-pasang surut, di antaranya Kecamatan Timpah dan Pujon. Ke depan, penyaluran bantuan akan terus diarahkan ke wilayah lain yang membutuhkan, termasuk kawasan pasang surut seperti Tamban Catur dan Lupak.

Selain bantuan pangan, Bupati juga menyampaikan sejumlah program pembangunan yang tengah dan akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Salah satunya program Rp1 miliar untuk satu desa yang telah mulai berjalan pada tahun 2026.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang sehingga desa-desa yang selama ini belum maksimal mendapatkan dukungan pembangunan dari APBD Kabupaten Kapuas dapat memperoleh perhatian yang lebih besar.

“Harapan kita yang akan datang bisa lebih dari 1 miliar satu desa. Desa-desa mana yang membutuhkan perhatian lebih, silakan kepala desa berkomunikasi dengan OPD dan DPRD,” jelasnya.

Bupati menyebutkan, pada tahun sebelumnya anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp245 miliar untuk 231 desa dan 17 kelurahan. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kapuas menargetkan peningkatan anggaran hingga sekitar Rp350 miliar.

Perhatian tersebut, lanjutnya, khususnya diarahkan kepada desa-desa di kawasan pesisir, pantai maupun pedalaman yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

“Harapan kita tidak ada yang tertinggal di tahun 2027,” tegasnya.

Bupati mencontohkan Kelurahan Palangkau Lama dan Palangkau Baru yang berada di Kecamatan Kapuas Murung dan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Barito Kuala. Menurutnya, kedua wilayah tersebut masih membutuhkan peningkatan konektivitas jalan.

“Tempat-tempat seperti itulah yang nanti program 1 miliar satu desanya akan kita lebihkan. Bisa jadi Palangkau Lama 3 miliar dan Palangkau Baru 3 miliar, sehingga kedua wilayah tersebut bisa terhubung dan transportasi darat dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selain pembangunan di tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga akan terus meningkatkan pembangunan jalan antarkecamatan serta konektivitas menuju wilayah kabupaten.

Usai menyerahkan bantuan pangan di Kecamatan Kapuas Murung, Dadahup dan Mantangai, Bupati Kapuas bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Katunjung, Kecamatan Mantangai.

Setibanya di Desa Katunjung, Bupati Kapuas disambut oleh Kepala Desa Katunjung bersama masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati bersama rombongan menyempatkan diri berdiskusi dan melakukan tanya jawab secara langsung dengan masyarakat.

Dialog tersebut menjadi kesempatan bagi Bupati untuk mendengarkan berbagai aspirasi, kondisi serta kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan dan akses infrastruktur di Desa Katunjung dan wilayah sekitarnya.

Bupati menyampaikan bahwa setelah berada di Katunjung, dirinya bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan untuk meninjau secara langsung kondisi jalan menuju Kecamatan Timpah.

“Dari Katunjung kita nanti langsung naik sepeda motor sampai ke Timpah. Ada sekitar 140 kilometer antara Mantangai dengan Kecamatan Timpah. Mudah-mudahan tahun 2027 dan 2028 mobil sudah bisa lewat sana,” ujarnya.

Dengan peningkatan akses tersebut, diharapkan masyarakat dari wilayah Pasak Telawang, Pujon dan Timpah nantinya dapat menuju Kuala Kapuas melalui jalur yang lebih singkat tanpa harus memutar melalui Palangka Raya dan Pulang Pisau.

Bupati juga menyampaikan bahwa pada tahun ini Kabupaten Kapuas mendapatkan dukungan anggaran dari Balai Jalan Nasional sekitar 25 miliar, yang salah satunya akan diarahkan untuk penanganan dan peningkatan ruas jalan dari Mantangai menuju Timpah.

Ia menjelaskan, sejumlah titik pada ruas tersebut membutuhkan penanganan khusus karena memiliki kondisi tanah yang rendah dan bergambut. Saat musim kemarau, kawasan tersebut rawan terbakar, sedangkan pada musim hujan sebagian wilayah dapat terendam.

“Makanya kita bersama rombongan menginap di Katunjung, pagi kita naik motor langsung ke Timpah. Kita ingin melihat langsung kondisi yang ada di sana sehingga penanganan seperti apa yang akan kita laksanakan, kita bisa melihat secara langsung,” pungkasnya.

Adapun bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat terdampak meliputi Kelurahan Palingkau Lama sebanyak 1.194 paket, Desa Dadahup 168 paket, Desa Bina Jaya 204 paket, Desa Bentuk Jaya 288 paket, Desa Harapan Baru 310 paket, Desa Sumber Alaska 101 paket, Desa Mantangai Tengah 446 paket, Desa Mantangai Hilir 425 paket, Desa Mantangai Hulu 336 paket, Desa Katunjung 68 paket, dan Desa Tumbang Mangkutup 81 paket.

Penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam menangani dampak kekeringan dan Karhutla di sejumlah wilayah.

Sementara itu, kunjungan ke Desa Katunjung juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi serta melihat kondisi wilayah sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah dan kebijakan pembangunan ke depan. (*)

Share :

Baca Juga

Kapuas Kota Air

Staf Ahli Bupati Kapuas Tekankan Pentingnya RDTR Timpah untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

Kapuas Kota Air

TP PKK Kapuas Dorong Gerakan Bersama Sukseskan Bulan Imunisasi Kejar Nasional 2026

Kapuas Kota Air

Rakor Lintas Sektor Kecamatan Tamban Catur Perkuat Sinergi Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Masyarakat

Kapuas Kota Air

Optimalkan Relokasi Pasar Ikan, Sekda Kapuas Tekankan Sinergi Lintas OPD dan Penataan Berkelanjutan

Kapuas Kota Air

Bupati Kapuas Tinjau Kondisi Jalan dan Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Kapuas Kota Air

Aksi Bataguh Bersih Kembali Digiatkan, Ini Harapan Camat

Kapuas Kota Air

Camat Tamban Catur Sampaikan Pentingnya Pencegahan Penyakit Menular

Kapuas Kota Air

Disarpustaka Kapuas Terima Kunjungan Studi Kaji Disdik Kota Palangkaraya