POSBORNEO.COM | PT TAJUK SALEMPANG JAYA | KALTENG SEMAKIN BERKAH | KALSEL BEKERJA BERSAMA MERANGKUL SEMUA

Home / Pemprov Kalsel / Pos Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Tercatat Ada 3.990 Kasus ISPA, Dinkes Kalsel Perkuat Pemantauan dan Penanganan

POSBORNEO.COM, BANJARBARU – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat pemantauan dan penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan penyakit berbasis lingkungan dan musim.

Berdasarkan data sementara gabungan laporan Puskesmas dan Rumah Sakit pada Minggu Epidemiologi (ME) ke-34, tercatat sebanyak 3.990 kasus ISPA di Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.506 kasus berasal dari Puskesmas dan 484 kasus dilaporkan oleh Rumah Sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan data tersebut merupakan laporan mingguan yang terus dihimpun dan dipantau untuk melihat perkembangan kasus ISPA di setiap wilayah.

“Data ini merupakan data mingguan sementara yang berasal dari gabungan laporan Puskesmas dan Rumah Sakit. Karena sifatnya mingguan, data terus kami pantau dan evaluasi untuk melihat perkembangan kasus ISPA di Kalimantan Selatan,” ujar Diauddin di Banjarbaru, Senin (31/8/2026).

Berdasarkan sebaran kabupaten/kota, kasus sementara tertinggi tercatat di Banjarmasin sebanyak 988 kasus, disusul Banjarbaru 670 kasus, Hulu Sungai Tengah 405 kasus, Banjar 391 kasus, dan Barito Kuala 287 kasus.

Selanjutnya, kasus tercatat di Hulu Sungai Selatan 244 kasus, Tanah Laut 218 kasus, Kotabaru 210 kasus, Tabalong 181 kasus, Tanah Bumbu 135 kasus, Tapin 102 kasus, Balangan 81 kasus, serta Hulu Sungai Utara 78 kasus.

Diauddin menegaskan, tingginya laporan kasus di suatu wilayah tidak serta-merta menunjukkan kondisi yang sama pada wilayah lainnya. Oleh karena itu, pemantauan dilakukan secara berkala dengan melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh kabupaten/kota.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita memastikan masyarakat yang mengalami gejala mendapatkan pelayanan kesehatan dan penanganan yang sesuai. Kami juga terus melakukan pemantauan melalui fasilitas kesehatan agar apabila ditemukan peningkatan kasus, dapat segera dilakukan respons,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalsel

Kabut Asap Masih Menyelimuti Landasan Ulin, PPRSLU Budi Sejahtera Kalsel Perketat Perlindungan Lansia

Pemprov Kalsel

Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq Siapkan Strategi Baru Tangani Karhutla di Kawasan Gubernur Sarkawi dan Handil Bakti

Pos Kalsel

Sambut Baik “Parliament Tour”, Bang Dhin Ajak Anak Muda Banua Melek Kebijakan dan Parlemen

Pemprov Kalsel

RSJ Sambang Lihum Perkuat Mitigasi Karhutla, Sambut Dukungan Infrastruktur dari Pemprov Kalsel

Pos Kalsel

Komisi I DPRD Kalsel Dorong Penuntasan Blind Spot Komunikasi

Pos Kalsel

Kualitas Udara Membaik, UIN Antasari Bersiap Kembali Gelar Kuliah Luring di Kampus 2 Banjarbaru

Pemprov Kalsel

BNPB Dorong Penguatan Klaster Logistik Kalsel Berbasis Kolaborasi dan Teknologi

DPRD Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Bahas Program Kegiatan Bappeda 2027