POSBORNEO.COM, KUALAKAPUAS – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Budi Luhur Banjarbaru menggelar rangkaian bakti sosial di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, 15–18 September 2026.
Kegiatan tersebut mencakup khitanan massal, bersih-bersih Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), program Bebas Pasung, operasi katarak gratis, pemeriksaan kesehatan, hingga penyaluran bantuan sosial.
Salah satu rangkaian kegiatan terpantau berlangsung di Vision Center, Jalan Jepang, Kuala Kapuas, Kamis (17/9/2026) pagi.
Pada hari yang sama, Kemensos melalui Sentra Budi Luhur Banjarbaru juga menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp582.716.708 kepada Pemerlu Atensi Sosial (PAS) di Kabupaten Kapuas.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kapuas Dodo, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Karolinae dan Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru Radna Dewi Sartika, kepada penerima manfaat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.
Program ATENSI merupakan layanan rehabilitasi sosial Kemensos yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima, terutama untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar serta menunjang aktivitas sehari-hari.
Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru Radna Dewi Sartika mengatakan, pelaksanaan bakti sosial di Kapuas mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas, khususnya dalam penyiapan dan verifikasi calon penerima bantuan.
“Pemkab Kapuas telah bersinergi bersama kami untuk menyiapkan penerima bantuan, kemudian melakukan proses verifikasi,” ujar Radna.
Menurutnya, proses verifikasi dilakukan untuk memastikan penerima bantuan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sehingga bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak.
Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Dodo saat membacakan sambutan Bupati Kapuas H.M. Wiyatno mengatakan, kegiatan bakti sosial merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan bakti sosial tidak hanya sekadar memberikan bantuan dan layanan kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan tanggung jawab sosial terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.
Dodo berharap bantuan dan berbagai layanan sosial yang diberikan dalam rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kapuas, khususnya keluarga yang membutuhkan.
“Kepada masyarakat yang menerima bantuan, saya berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Pemkab Kapuas menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial melalui Sentra Budi Luhur Banjarbaru, tenaga kesehatan, perangkat daerah terkait, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan rangkaian bakti sosial tersebut. (*)










