POSBORNEO.COM | PT TAJUK SALEMPANG JAYA | KALTENG SEMAKIN BERKAH | KALSEL BEKERJA BERSAMA MERANGKUL SEMUA

Home / Kapuas Kota Air / Pos Kalteng

Rabu, 12 Maret 2025 - 13:05 WIB

Tunjang Layanan, Penataan Lingkungan Jadi Sorotan Bupati Kapuas saat Sidak Rumah Sakit

Bupati Kapuas HM Wiyatno saat inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Soemarno Sosroadmodjo Kuala Kapuas, Rabu (12/3/2025).

Bupati Kapuas HM Wiyatno saat inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Soemarno Sosroadmodjo Kuala Kapuas, Rabu (12/3/2025).

POSBORNEO.COM, KUALAKAPUAS – Bupati Kapuas HM Wiyatno inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Soemarno Sosroadmodjo Kuala Kapuas, Rabu (12/3/2025) pagi.

Bupati didampingi Sekda Septedy, disambut oleh Direktur RSUD setempat, dr Agus Waluyo.

HM Wiyatno berkeliling melihat secara langsung pelayanan dan keadaan RSUD.

“Kunjungan mendadak di sela waktu kegiatan lain, melihat situasi terkini rumah sakit kebanggaan kita,” kata Wiyatno saat diwawancarai awak media.

Semua baik, namun ada beberapa hal yang menjadi perhatian dan sorotan Bupati Kapuas.

“Saya kira perlu penataan dan pembenahan ya, terutama berkaitan dengan lingkungan,” ungkap Wiyatno.

Yakni, imbuhnya, berkaitan dengan kondisi semak belukar, sampah dan sebagainya.

“Selain meningkatkan pelayanan, lingkungan juga menunjang lah. Bersih, asri, pokoknya indah dan enak dilihat,” harapnya.

Bupati Kapuas HM Wiyatno saat inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Soemarno Sosroadmodjo Kuala Kapuas, Rabu (12/3/2025).

Termasuk soal cat bangunan RSUD, Wiyatno meminta agar kiranya bisa dicat warna putih.

“Biar bersih saja,” tegasnya.

Bupati meminta penataan taman, gazebo, dan sebagainya agar jadi prioritas supaya enak dilihat.

“Saya berharap ke depan peningkatan dan pelayanan lebih dimaksimalkan,” ujar pria yang pernah menjabat Ketua DPRD Kalteng tersebut.

Bupati juga menyampaikan adanya rencana tentang perluasan rumah sakit.

“Ya, di belakang sana ada tanah punya masyarakat sekitar 2 hektare. Sudah ditawarkan ke kami (Pemda), kami akan lakukan upaya, seperti apa tindak lanjutnya,” ujarnya.

Kalau memang ada kesepakatan, lanjut Wiyatno, mungkin saja diambil alih tanah itu. “Untuk perluasan rumah sakit yang ada ini, agar pelayanan kesehatan maksimal dan jadi rumah sakit kebanggaan bersama,” pungkasnya.

* Tanggapan Direktur Rumah Sakit

Sementara itu, Direktur RSUD dr H Soemarno Sostroadmodjo Kuala Kapuas, dr Agus Waluyo, berterimakasih atas kunjungan Bupati.

“Dengan adanya kunjungan ini tentunya kami akan memperhatikan apa yang menjadi keinginan Pak Bupati dan keinginan masyarakat Kabupaten Kapuas,” kata dr Agus.

Disampaikannya juga, khusus untuk penanganan masalah taman, sedang dalam proses perencanaan dan tahun ini memang akan dikerjakan.

“Mudah-mudahan di akhir tahun nanti sudah selesai tata taman di rumah sakit menjadi lebih bagus lagi,” ungkapnya.

Terkait dengan rencana perluasan lahan rumah sakit, nanti dalam waktu dekat pihaknya akan berkomunikasi dengan pemilik tanah.

“Mudah-mudahan nanti segera deal dan selanjutnya akan menjadi lahan untuk tempat pembangunan rumah sakit yang kita banggakan,” pungkas Agus Waluyo.

(Posborneo.com/Fadly SR)

Share :

Baca Juga

Kapuas Kota Air

Kodim 1011/Klk Luncurkan Koperasi Merah Putih Pertama di Kabupaten Kapuas, Serentak Diresmikan Presiden via Zoom

Kapuas Kota Air

Yumna dan Avika Juara Pencak Silat dan Panjat Tebing Tingkat Kabupaten Kapuas, Siap Berlaga ke Provinsi

Kapuas Kota Air

DPC PKB Kapuas Terima Kunjungan Bawaslu Kapuas

Kapuas Kota Air

Wujud Kepedulian, Bupati Kapuas Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung

Kapuas Kota Air

Wamendikdasmen Apresiasi Program PHKB dan Luncurkan Kapal Guru Pesisir di Kapuas

Kapuas Kota Air

Upacara Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas 2026 di Kapuas, Dihadiri Wamendikdasmen RI

Kapuas Kota Air

Pemkab Kapuas Bahas Rancangan Perbup terkait Pengelolaan NSD dan Rusun

Kapuas Kota Air

Ketua TP PKK Kapuas Hadiri Rakorda Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi