POSBORNEO.COM | PT TAJUK SALEMPANG JAYA | KALTENG SEMAKIN BERKAH | KALSEL BEKERJA BERSAMA MERANGKUL SEMUA

Home / DPRD Kalsel / Pos Kalsel

Selasa, 22 September 2026 - 11:49 WIB

Komisi III DPRD Kalsel Bahas Program Kegiatan Bappeda 2027

Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah pimpin rapat dengan Kepala Bappeda beserta jajaran terkait Rencana Kerja serta Program Kerja Bappeda Tahun Anggaran 2027.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah pimpin rapat dengan Kepala Bappeda beserta jajaran terkait Rencana Kerja serta Program Kerja Bappeda Tahun Anggaran 2027.

POSBORNEO.COM, BANJARMASIN – Untuk mengetahui program kegiatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dirancang oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov Kalsel di tahun 2027 mendatang, Komisi III menggelar rapat kerja bersama Bappeda Prov Kalsel, Selasa, 22/09/2026, di Ruang Rapat Komisi III Lantai IV Gedung DPRD Prov. Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat 18, Banjarmasin.

Dipimpin Ketua Komisi III Apt. Mustaqimah, S. Farm, M.Si, rapat berlangsung dinamis dan dipenuhi tanya jawab antara Anggota Komisi III dengan Kepala Bappeda beserta jajaran terkait Rencana Kerja serta Program Kerja Bappeda Tahun Anggaran 2027.

Meski total anggaran tahun 2027 yang diusulkan Bappeda Kalsel mengalami penurunan sebesar 48 milyar lebih, atau sekitar 10,69% dari anggaran tahun 2026, Ketua Komisi III menilai hal tersebut selain dalam rangka efisiensi juga dinilai cukup untuk mendukung pelaksanaan program kegiatan sesuai kebutuhannya.

“Sesuai dari kebutuhan kan karena mereka juga menganggarkan yang tadinya di awal di 2027 itu anggarannya cukup besar kemudian anggaran itu kan sesuai dengan kebutuhan ya pada dasarnya, jadi tergantung dari anggaran yang mereka butuhkan, kalau misalkan memang di tahun ini memang kebutuhannya setotal itu ya kita laksanakan.Tinggal bagaimana aplikasi dan evaluasinya”, ucap Mustaqimah.

Hal lain yang mendapat sorotan politisi Partai Nasdem, adanya anggaran kegiatan sebesar 600 milyar dalam upaya sinergitas dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah seluruh kabupaten/kota di Kalsel.
“Bahwa ketika program sebuah SKPD itu membuat menentukan misalnya PJU dia menentukan titik lokasi misalnya di suatu tempat mereka bisa menentukan titik. Artinya tidak terjadi tumpang tindih di titik itu. Apakah itu koordinatnya memang sudah sesuai atau koordinatnya ternyata sudah dilakukan oleh Kabupaten sehingga anggaran itu tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih”, ulasnya.

Mustaqimah berharap, segala perencanaan yang disusun dalam bentuk program dan kegiatan Bappeda Prov Kalsel Tahun 2027 benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat, efektif dan efisien.

“Ke depan pastilah untuk anggaran itu memang optimal menyentuh masyarakat dan juga yang pastinya efektif dan efisien”, pungkasnya.

Kepala Bappeda Provinsi Kalsel Dr. Ir. Suprapti Tri Astuti, S.T., M.T, dalam paparannya menguraikan, kebutuhan anggaran tersebut secara umum diarahkan untuk mendukung layanan administrasi inti dan operasional yang berkelanjutan, diikuti penguatan koordinasi lintas sektor, serta perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan berbasis data.

Ada 3 program, 15 kegiatan dan 73 sub kegiatan yang akan dilaksanakan Bappeda Kalsel pada tahun 2027 mendatang, dengan total pagu anggaran mencapai 48 milyar lebih. (*)

 

 

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalsel

BNPB Dorong Penguatan Klaster Logistik Kalsel Berbasis Kolaborasi dan Teknologi

Pemprov Kalsel

Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama

Pemprov Kalsel

Gowes Haornas ke-43 Digelar Dispora Kalsel, Disertai Pembagian 1000 Masker kepada Warga

Pos Kalsel

Tak Sekadar Air Bersih, Wali Kota Banjarbaru Juga Bawa Bantuan Sembako untuk Warga Pumpung

Pos Kalsel

Saat Sosper, Ketua DPRD Kalsel Imbau Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Desa

Hukum & Peristiwa

Jembatan di Mantuil Ambruk, Polresta Banjarmasin Bantu Penyeberangan Gratis, Siagakan Personel

Pemprov Kalsel

Kondisi Kabut Asap, Disdikbud Kalsel Terbitkan Surat Edaran, PJJ Diterapkan Kondisional

Pemprov Kalsel

Tercatat Ada 3.990 Kasus ISPA, Dinkes Kalsel Perkuat Pemantauan dan Penanganan