POSBORNEO.COM, KUALAKAPUAS – Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Fery Noah, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Monitoring Evaluasi Electronic Human Development Worker (EHDW) dalam rangka mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Kapuas, bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, Selasa (6/10/2026).
Dalam kegiatan ini, Asisten III Fery Noah didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas yang diwakili Kepala Bidang Kemasyarakatan dan Desa, Yulia, serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Yudianto, selaku narasumber.
Turut hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, Ketua Bidang Kesehatan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas, Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, para Kepala Desa, serta para Kader Pembangunan Manusia (KPM).
Dalam sambutannya, Asisten III Setda Kapuas Fery Noah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan arah pembangunan Kabupaten Kapuas di bawah visi “Kapuas Bersinar”, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman dan Religius.
Menurutnya, upaya pencegahan dan penurunan stunting merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Anak-anak yang tumbuh sehat serta mendapatkan pemenuhan kebutuhan dasar secara baik merupakan investasi bagi masa depan Kabupaten Kapuas.
“Pencegahan stunting bukan hanya berbicara mengenai penanganan masalah kesehatan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun generasi Kabupaten Kapuas yang sehat, cerdas, produktif dan berkualitas,” ujar Fery Noah.
Ia menjelaskan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti kesehatan, gizi, sanitasi, air bersih, pendidikan dan perlindungan sosial harus dilakukan secara terpadu. Dalam hal tersebut, keberadaan KPM dinilai memiliki peran penting karena berada dekat dengan masyarakat dan pemerintahan desa.
“KPM memiliki peran dalam membantu mengidentifikasi sasaran, memantau kondisi masyarakat, serta mendorong keterpaduan berbagai intervensi pembangunan manusia di tingkat desa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fery Noah menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi EHDW sebagai bagian dari pemanfaatan teknologi dan data dalam mendukung tata kelola pembangunan. Data yang diinput melalui EHDW, menurutnya, harus dipastikan benar, lengkap, akurat dan diperbarui secara berkala.
Ia menegaskan, data tersebut tidak boleh hanya menjadi kebutuhan administrasi, tetapi harus dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi program pembangunan, baik di tingkat desa maupun kabupaten.
“Data adalah dasar dalam mengambil keputusan pembangunan. Oleh sebab itu, saya meminta kepada seluruh KPM untuk melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh. Pastikan setiap data yang diinput dapat dipertanggungjawabkan, sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan dan dilakukan secara tepat waktu,” tegasnya.
Fery Noah juga meminta kepada para Kepala Desa agar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas KPM, termasuk melalui fasilitasi, pendampingan dan dukungan yang diperlukan agar KPM dapat menjalankan tugas secara optimal.
Sementara itu, kepada perangkat daerah terkait, ia berharap data yang tersedia dapat benar-benar dimanfaatkan dalam menyusun program dan kegiatan yang tepat sasaran. Dengan demikian, kualitas data yang baik dapat diikuti dengan kebijakan dan intervensi pembangunan yang nyata bagi masyarakat.
Ia menambahkan, percepatan pencegahan dan penurunan stunting membutuhkan kerja bersama dan sinergi lintas sektor. Kolaborasi antara perangkat daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, TP Posyandu, TP PKK, KPM serta seluruh unsur terkait perlu terus diperkuat dari tingkat kabupaten hingga desa.
“Dengan demikian, kegiatan peningkatan kapasitas dan monitoring evaluasi EHDW ini bukan hanya kegiatan teknis penginputan data, tetapi merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan tata kelola pembangunan yang lebih terencana, terintegrasi dan berbasis data,” katanya.
Di akhir sambutannya, Fery Noah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan KPM dalam menggunakan aplikasi EHDW, meningkatkan kualitas dan kelengkapan data pembangunan manusia, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Kapuas. (*)










